#
Hukum  

Gema Anti P2MN Menyatakan Perang Dengan Pornografi,Prostitusi Dan Narkoba

BEKASI – Gerakan Masyarakat Anti Pornografi,Prostitusi dan Narkoba (Gema Anti P2MN) siap menyatakan perang dan menjadi garda terdepan dalam memberantas pornografi,prostitusi dan narkoba.

Pernyataan itu setelah mencermati dan menimbang soal adanya situasi darurat, keprihatinan mendalam dan kepentingan sangat mendesak untuk tegaknya moralitas bangsa dan agama, sesuai dengan Pancasila dan nilai-nilai keagamaan, etika dan moral universal.

“Kami memandang perlu adanya kebersamaan dan sinergi untuk mengatasi 4 masalah kritis di tengah kehidupan masyarakat yang sudah mewabah secara massiv hingga ke pelosok desa, kampung, rumah-rumah dan akses tanpa batas melalui media sosial maupun melalui handphone,” kata Ketua Umum Komunitas Gema Anti P2MN, KH.Imam Mulyana, Senin (1/3/2021).

BACA JUGA  Diduga Ada Gratifikasi Dalam Proses Ruislag TKD, FKMS Lapor Ke KPK

Keempat masalah darurat tersebut menurut Imam Mulyana, yakni Pornografi, Prostitusi, Minuman Keras dan Narkoba (P2MN) yang menjadi sumber bencana kejahatan dan sumber kehancuran moral masyarakat maupun generasi dan masa depan anak-anak bangsa.

“Dengan sangat nyata, keempat ancaman perusak moral bangsa dan sendi kehidupan sosial dan keagamaan tersebut, benar-benar terjadi dan berkembanng cepat dan luas di tengah masyarakat,” tuturnya.

Lebih lanjut Imam mengungkapkan, bahwa wabah pandemik P2MN itu telah merasuki para pelajar, mahasiswa, dan generasi bangsa yang mengakibatkan hancurnya moral, etika dan masa depannya di lingkungan sekolah, madrasah, kampus, rumah-rumah dan lingkungan luas di area industri maupun perhotelan dan tempat hiburan di segala penjuru.

BACA JUGA  Yasser Minta KPK Periksa Kepala DLH Kota Bekasi

Semua disebabkan dari kebebasan akses informasi teknologi selular maupun media sosial dan pengaruh global yang tanpa batas.

“Korbannya sudah sangat banyak dan tak terbendung, berdasarkan sumber informasi warga, aspirasi para tokoh agama, pendidikan, pegiat dan aktivis maupun pemberitaan,” ungkapnya

“Untuk itu, kami menyatakan perang dan siap menjadi yang terdepan sebagai komunitas dan lembaga yang terbuka, independen, Kemitraan dan Aspiratif untuk ikut memberi solusi, cegah tangkal dan rehabilitasi secara moral, mental, sosial muapun kultural,” sambungnya.

BACA JUGA  Anggaran Renovasi IPA KCP Tambun Utara Diduga Dimark Up

Gema Anti P2MN juga menegaskan, bahwa pihaknya sangat mendukung aparat kepolisian, kejaksaan, maupun lembaga-lembaga negara seperti Badan Narkotika Nasional, Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI), Komnas Perempuan, Media, Lembaga Pendidikan dan seluruh elemen masyarakat untuk memberantas segala potensi dan tempat yang ditengarai ada kegiatan Pornografi,Prostitusi dan Peredaran Narkoba.

“Kami mengajak seluruh elemen masyarakat mendukung dan mendesak aparat penegak hukum, untuk memberantas segala potensi serta tempat dan akses, seluruh jalur penyebaran serta sel-sel dan sumber utamanya, untuk menjaga dan melindungi kesehatan dan keselamatan setiap warga,” pungkasnya. (RED)