#
Sosok  

Peduli Terhadap Pemulung Siti Salamah Dianugerahi Penghargaan Oleh Astra Internasional

PEDULI terhadap pemulung Siti Salamah dianugerahi sebagai penerima apresiasi Semangat Astra Terpadu untuk (SATU) Indonesia Awards 2022.

Melihat nasib pemulung, Siti Salamah termenung, hatinya terketuk. Kemudian, ia bergerak memanusiakan para pemulung. Ia tergerak membantu para pemulung hidup lebih mandiri dengan menggagas Waste Solution Hub pada 2019.

Kegiatan inovasi sosial ini berfokus pada pengelolaan sampah dan pengembangan ekonomi warga sekitar.

Siti Salamah wanita berusia 35 tahun ini, dalam perjalanannya membantu para pemulung, ia bertemu dengan beberapa orang, hingga terbentuklah Waste Solution Hub yang membuat sistem pengelolaan sampah terintegrasi.

BACA JUGA  Aktor MKF Soroti Lesunya Dunia Per-film-an Indonesia

Mereka menghubungkan produsen sampah dan bank sampah serta meningkatkan kemandirian sosial pemulung.

Waste Solution Hub menggunakan sistem teknologi yang terintegrasi, dan program ini diluncurkan untuk memberikan solusi terkait permasalahan sampah dan juga kondisi sosial di lingkungan tinggal para pemulung.

Waste Solution Hub memiliki banyak program pengelolaan sampah. Namun yang menjadi pembeda dan nilai tambah adalah program ini turut memperhatikan kehidupan para pemulung.

BACA JUGA  Prihatin Soal Kesehatan Dan Pendidikan, Mustakim, S.H Akan Berjuang Diparlemen

Waste Solution Hub hingga saat ini telah mengedukasi lebih dari 23.435 pengunjung dan mengelola total 4.388 kilogram sampah, dengan memberdayakan 1.222 lebih pemulung di Tangeran Selatan. Selain itu, ada lebih dari 171 sukarelawan terlibat dalam program sosial ekonomi ini.

Atas program inspiratifnya ini yang bertajuk Sistem Pengelolaan Sampah Terintegrasi Berbasis Teknologi, Siti Salamah meraih penghargaan SATU Indonesia Awards bersama sejumlah tokoh inspiratif lain pada 2021 silam.

BACA JUGA  Gadis Jakarta Hebohkan Jagad Maya, Wajah Serta Gaya Mirip Almarhumah Nike Ardilla

Meski demikian, pencapaian ini belum memuaskan Siti Salamah. Dia memiliki target ambisius, yaitu memiliki 10.000 mitra pemulung, mengelola 1.000 ton sampah perhari, dan membangun 10 area pusat daur ulang di seluruh Indonesia. (SAHRUL)