#

Muspika Tambun Utara Gelar Yustisi Covid-19, Hasilnya Tujuh Orang Di Nyatakan Reaktif

BEKASI – Bersama Satpol PP Kabupaten Bekasi, unsur muspika Kecamatan Tambun Utara menggelar operasi yustisi Covid-19 di dua desa, yakni Desa Srimahi dan Desa Karang Satria.

Menurut Camat Tambun Utara, H Najmuddin,S.Ag mengatakan, bahwa operasi yustisi tersebut dilakukan guna meminimalisir angka penyebaran covid-19 diwilayah Kecamatan Tambun Utara.

Mengingat dua desa yang berada di Kecamatan Tambun Utara, yakni Desa Srimahi dan Desa Karang Satria, angka penyebaran covid-19 terbilang cukup tinggi.

BACA JUGA  Polsek Cibarusah Gelar Swab Antigen Gratis Untuk Pemudik

“Yustisi ini kita lakukan di dua desa, tadi pagi sudah kita lakukan di Desa Srimahi, dan malam ini kita lakukan di wilayah Desa Karang Satria,” ucap H Najmudin,S.Ag disela-selai kegiatan operasi yustisi, Jum’at malam (11/6/2021).

“Dan malam ini kita menyediakan 300 swab test secara roundom atau acak, hasilnya ada 7 orang yang reaktif. Dan yang reaktif itu tidak semua warga Tambun Utara, ada warga dari kecamatan lain juga dari Kota Bekasi,” sambungnya.

BACA JUGA  Kabupaten Bekasi Sudah Selayaknya Memiliki RSJ Sendiri

Dijelaskannya, swab tes tersebut sebagai bentuk sanksi sosial bagi para pelanggar yang tidak patuh terhadap anjuran pemerintah untuk tetap patuh pada protokol kesehatan (Prokes).

“Masyarakat yang kedapatan tidak memakai masker, langsung kita lakukan swab. Ini sebagai bentuk sanksi sosial akibat dari tidak patuh terhadap prokes,” jelasnya.

Ditempat yang sama, Sekretaris Dinas (Sekdin) Satpol PP Kabupaten Bekasi, Deni Mulyadi mengatakan, bahwa operasi yustisi kali ini, menerjunkan sebanyak lebih kurang 50 personil yang terdiri dari Satpol PP Kabupaten Bekasi, Trantib Kecamatan Tambun Utara, personil dari Polsek Tambun serta personil dari Koramil Tambun.

BACA JUGA  Tak Ada Ruang Bagi Pelanggar Prokes, Polres Metro Bekasi Gencar Lakukan Operasi Yustisi

“Kita juga melibatkan pemerintah desa setempat dan tenaga kesehatan dari Puskesmas Desa Karang Satria,” ujarnya.

Pantauan dilokasi, tidak sedikit masyarakat terutama para pengendara sepeda motor yang terjaring dalam operasi yustisi covid-19. Dan operasi yustisi tersebut akan terus dilakukan sampai masyarakat sadar dan patuh terhadap prokes. (JAE)