#

Kades Mekarsari Di Tuding Lecehkan Wartawan, Ketua FBPD Tambun Selatan Angkat Bicara

KAB.BEKASI,radarberingin.net- Soal pernyataan Kepala Desa Mekarsari,Linda Ekawati dalam pemaparannya di acara Diskusi dan Seminar FBPD se Kecamatan Tambun Selatan yang digelar di @Home Hotel, Rabu(4/11/2020) menuai kecaman dari kalangan wartawan yang hadir meliput kegiatan tersebut.

Kecaman tersebut menyusul pernyataan Linda Ekawati yang mengatakan, salah satu faktor kepala desa enggan untuk datang kekantor desa,karena sering didatangi banyak wartawan dan LSM.

BACA JUGA  Sambut HUT RI Ke-80 Dan Hari Jadi Kabupaten Bekasi Ke-75, Pemdes Jejalenjaya Dan Karang Taruna Gelar Turnamen Sepakbola

Menanggapi kecaman tersebut, Ketua FBPD Kecamatan Tambun Selatan,H.Karno,S.Pd mengatakan, bahwa apa yang disampaikan oleh Linda Ekawati selaku Kepala Desa Mekarsari bukanlah ucapan yang disengaja dan menjurus menghina wartawan.

“Kalau saya cermati, maksud Bu Linda berbicara seperti itu bukan mau melecehkan profesi teman-teman wartawan. Mungkin yang dimaksud beliau(Linda,red) adalah oknum, jadi bukan keseluruhan,” ucap H.Karno melalui Whats app, Kamis(5/11/2020).

BACA JUGA  Pj Bupati Bekasi Minta PDAM TB Tingkatkan Kinerja Dan Pelayanan Kepada Pelanggan

Menurut H.Karno yang juga menjabat sebagai Ketua FBPD Kabupaten Bekasi, bahwa dalam kegiatan diskusi dan seminar yang mengusung tema ‘ Harmonisasi Dan Peningkatan Kinerja Pemerintah Desa’ itu,  merupakan kegiatan yang diprakarsai oleh FBPD Kecamatan Tambun Selatan.

Dimana dalam kegiatan itu, tidak hanya mengundang anggota BPD saja, melainkan semua kepala desa se Kecamatan Tambun Selatan.

BACA JUGA  Kades Satriajaya Bilang Yang Menolak Ruislagh TKD Itu Orang Delit

“Ditengah diskusi, moderator memberikan kesempatan kepada Bu Linda untuk menyampaikan pemaparannya. Nah, namanya orang Tambun yang logatnya tulen dengan santai tapi serius, menyampaikan beberapa hal,salah satunya ya itu yang diprotes sama wartawan,” ungkapnya.

Kendati demikian, diskusi tetap berjalan Lancar, Kontrukstif, Kritis dan Kekeluargaan.

“Intinya semua sudah selesai dan diakusi pun berjalan lancar,” pungkasnya.(jae)