#

Sherlita Nabilah : Sudah Saatnya Kaum Wanita Berani Bersuara

KAB.BEKASI – Sherlita Nabilah, calon legislatif(Caleg) DPRD Propinsi Jawa Barat dari Partai Nasional Demokrat (NasDem) Daerah Pemilihan (Dapil) Jabar IX (Kabupaten Bekasi) Nomor Urut 2, mengajak kaum wanita untuk berani bersuara.

Hal itu dikatakan Nabilah saat ditemui disela-sela kegiatan “Temu Sapa Warga’ yang dilaksanakan di kediaman Caleg DPRD Kabupaten Bekasi, dari Dapil IV, Mustakim, Selasa (5/12/2023).

“Pada kesempatan ini, saya mengajak agar kaum wanita sudah saatnya berani bersuara, agar keterwakilan kaum wanita dalam memperjuangkan hak kaumnya dikursi parlemen semakin banyak,” ucapnya.

BACA JUGA  Peringati Hari Pahlawan, Puluhan Pengurus DPD Golkar Kabupaten Bekasi Lakukan Ziarah Dan Tabur Bunga Dimakam KH Noer Ali

Sebagai kontestan peserta Pemilihan Legislatif (Pileg) 2024, dirinya mempunyai beberapa agenda politik yang akan didorongnya ketika terpilih nanti.

“Ini bukan janji ya, ini hanya cita-cita saya kalau terpilih nanti. Saya berupaya agar pendidikan di Kabupaten Bekasi khususnya dan Propinsi Jawa Barat bisa merata,” terangnya.

“Soal kesehatan untuk masyarakat juga harus dioptimalkan semaksimal mungkin,” sambungnya.

Selain itu, soal masih tingginya angka pengangguran di Kabupaten Bekasi menjadi salah satu agenda penting yang harus dicari solusinya.

BACA JUGA  Bangun Komunikasi Politik Jelang Pilkada Kabupaten Bekasi, DPD PKS Sambangi DPD Golkar

“Saya juga akan berupaya mendorong pemerintah daerah untuk menciptakan lapangan pekerjaan yang merata bagi masyarakat,” tuturnya.

Dirinya juga menyinggung soal masih adanya ketimpangan di Kabupaten Bekasi antara wilayah selatan dan utara yang terbilang masih sangat signifikan. Terutama dalam hal kurang meratanya pembangunan.

Untuk itu, secara tidak langsung dirinya berharap agar masyarakat bisa memberikan amanah kepadanya agar bisa memperjuangkannya di kursi parlemen.

BACA JUGA  Sahabat Setia Optimis Yaceu Jadi Anggota DPRD

“Harapan saya, semoga Kabupaten Bekasi sudah tidak ada lagi ketimpangan, yang ada nantinya adalah keadilan yang merata dalam segala hal,” harapnya. (red)