BEKASI,radarberingin.net – Aliansi Gabungan Putra Utara secara resmi telah melaporkan H.Compor ke Polres Metro Bekasi, Sabtu(24/1/2026).
Laporan tersebut terkait soal ucapan H Compor yang diduga terkesan provokatif dan rasis serta meresahkan masyarakat di utara Kabupaten Bekasi yang viral di akun media sosial tiktok miliknya @comporbksi1.
Langkah hukum ini diambil sebagai bentuk sikap tegas aliansi terhadap maraknya penyalahgunaan media sosial yang dinilai kebablasan dan tidak bertanggung jawab.
Guna memastikan laporan polisi itu berjalan sesuai harapan dan prosedur. Aliansi Putra Utara menunjuk Lemin, SH, sebagai kuasa hukum.
Upih Nur Syamsu atau yang akrab disapa Yopi Gimbal, secara resmi ditunjuk sebagai pelapor utama atas nama Aliansi Gabungan Putra Utara.
Sementara Lemin, SH, menegaskan bahwa laporan ini bukan sekadar reaksi emosional, melainkan langkah hukum serius atas dugaan pelanggaran Undang-undang Informasi dan Transaksi Elektronik (UU ITE) terkait penyebaran konten yang dapat menimbulkan keresahan dan konflik sosial.
“Kami minta aparat penegak hukum bertindak tegas dan profesional. Media sosial bukan ruang bebas untuk menyebar narasi yang berpotensi memicu kegaduhan dan perpecahan,” tegas Lemin,S.H.
Saat ini, pihak Polres Metro Bekasi tengah melakukan pendalaman terhadap laporan serta mempelajari konten video yang dilaporkan oleh Aliansi Putra Utara untuk menentukan langkah hukum selanjutnya.
Sekedar untuk diketahui, berikut ucapan H Compor dalam akun tiktoknya mengatakan “Setahun tiga kali kebanjiran terus, ya kadang-kadang empat kali yang saya lihat,”.
“Makanya jual aja sekalian, pada pindah kesini ke daerah jonggol, cariu, melati, bale kambang masih indah-indah disini kampungnya dari pada diam disana, cuman banyak tutut aja,”.
“Soalnya apa?, banjir dibagian utara Kabupaten Bekasi siapapun yang menjabat yang jadi bupati yang jadi presiden gak bakal sampai kiamat bisa mengatasi banjir itu,”.
“Kecuali kampung itu semuanya bagian utara dijual sama cina. Biarin biar ternak buaya orang cina disana,” ucap H Compor diakun tiktoknya. (red)






