#

SPMB 2025 Menuai Keresahan, Kepala Desa Datangi SMAN 2 Tambun Utara

BEKASI,radarberingin.net – Sistem Penerimaan Murid Baru(SPMB) Tahun Ajaran 2025/2026 di SMA Negeri 2 Tambun Utara menuai keresahan dari para calon orang tua murid.

Keresahaan itu menyusul banyaknya calon orang tua murid yang tinggal diwilayah Desa Karang Satria yang sulit untuk memasukan anak-anak mereka di sekolah tersebut.

Menanggapi keresahaan warganya, Kepala Desa Karang Satria, Zaenudhin Resan langsung mendatangi SMA Negeri 2 Tambun Utara untuk mempertanyakan seperti apa sistem SPMB di sekolah tersebut.

“Atas adanya aduan masyarakat, khususnya warga RW29, yang posisi kuota anaknya bergeser, dari 120 ke 150, jadi dia(warga) cemas. Sementara kuota penerimaan hanya 113 saja. Nah, karena merasa resah inilah mereka mengadu ke kepala desa,” kata Zaenudhin.

Ia mengungkapkan, bahwa SMA Negeri 2 Tambun Utara yang berada di Perumahan Alamanda Regency itu, berdiri di atas lahan fasos fasum yang dasarnya dibeli oleh warga atau konsumen perumahan Alamanda Regency, Desa Karang Satria.

BACA JUGA  Lapuk Dimakan Usia, Ruang Kelas SDN 03 Setia Mekar Ambruk

Namun sangat disayangkan, warga Desa Karang Satria sendiri, khususnya yang ada di Alamanda Regency mengaku sulit untuk bisa bersekolah disekolah itu.

“Dasarnya kita yang mulai bangun, jalannya kita yang merapihkan semua, tapi kok warga setempat nggak bisa sekolah disini, ini yang sangat kita sayangkan dan sangat mengecewakan,” ungkapnya dengan nada kecewa.

BACA JUGA  Jambore Pramuka Ranting Tambun Utara Disesalkan Ketua Karang Taruna

Lebih lanjut dikatakannya, bahwa sistem SPMB yang ada saat ini, diakuinya kurang pas dan merugikan warga sekitar sekolah.

Pasalnya, calon siswa yang diterima disekolah itu kebanyakan dari luar Desa Karang Satria, seperti dari Desa Mangunjaya yang notabene masuk dalam wilayah Kecamatan Tambun Selatan.

“Mereka(pihak SMAN 2) membuat sistem atau zonasi nggak mengenal wilayah, padahal kan ini fasos fasum Karang Satria yang dibeli oleh konsumen,” tegasnya.

BACA JUGA  Teladani Ahlak Nabi Muhammad SAW, SDN 04 Karangsatria Adakan Maulid

Sekedar diketahui, bahwa SPMB Tahun 2025 ini menggunakan 4 sistem jalur, yakni Domisili (sebagai pengganti jalur zonasi pada era PPDB), kemudian jalur Afirmasi, Prestasi dan Mutasi.(red)