#

Sedang Cari Sekolah? SDIT Atssurayya Cikarang Umumkan Biaya Masuk 2026-2027

Gratis Uang Pangkal dan Fokus pada Pendidikan Islami Modern

SDIT Attsurayya.

BEKASI, Radarberingin.net – Sekolah Dasar Islam Terpadu (SDIT) Atssurayya resmi merilis biaya masuk untuk tahun ajaran 2026/2027. Dengan visi menghadirkan pendidikan Islam modern yang menyeimbangkan adab, ilmu, dan keterampilan, sekolah ini menegaskan komitmennya sebagai pilihan utama orang tua di Cikarang dan sekitarnya.

Untuk tahun ajaran baru, biaya masuk ditetapkan sebesar Rp3 juta. Anggaran tersebut sudah termasuk seragam lengkap, buku pelajaran, serta berbagai kegiatan siswa selama satu tahun penuh. Menariknya, SDIT Atssurayya membebaskan biaya gedung atau uang pangkal sehingga akses pendidikan menjadi lebih terjangkau.

BACA JUGA  Selaraskan Kompetensi Kelulusan, FKIP Unisma "45" Bekasi Gelar Kursus Mahir Dasar

“Kami ingin memberikan akses pendidikan berkualitas dengan biaya bersahabat. Tahun ini, kami gratiskan uang pangkal agar lebih banyak anak bisa merasakan pengalaman belajar yang nyaman dan bermakna di SDIT Atssurayya,” ujar Kepala Sekolah Septiana dalam keterangan resminya.

Septiana, yang juga aktif sebagai Ketua Bidang Advokasi Dewan Pendidikan Kabupaten Bekasi sekaligus pengurus harian Forum Dewan Pendidikan Indonesia (FDPI Nasional), membawa semangat progresif, adaptif, serta relevan dengan perkembangan zaman, tanpa meninggalkan nilai agama. Ia menekankan bahwa fondasi pendidikan agama harus dimulai sejak dini, disertai penerapan Full Day School agar siswa terbiasa dengan adab Islami, karakter unggul, dan keterampilan abad ke-21.

BACA JUGA  SPMB 2025 Menuai Keresahan, Kepala Desa Datangi SMAN 2 Tambun Utara

SDIT Atssurayya juga menonjolkan fasilitas ramah anak dan peduli lingkungan, mulai dari toilet bersih dan nyaman, halaman luas untuk kegiatan luar ruang, hingga suasana belajar sehat dan menyenangkan.

Untuk mendukung potensi siswa, sekolah menyediakan beragam ekstrakurikuler, seperti Hafidz Qur’an, Futsal, Catur, Literasi Camp, Pramuka, English Club, Komputer, dan kegiatan penunjang lainnya.

Septiana menegaskan bahwa kualitas pendidikan tidak selalu identik dengan biaya mahal. SDIT Atssurayya memanfaatkan dana BOS dan kontribusi SPP yang tetap terjangkau secara transparan, sehingga semua kalangan bisa mengakses pendidikan berkualitas.

BACA JUGA  Optimis Dan Percaya Diri, Sandi Mulyana Siswa MTs Arraudhah Sukses Jadi Pemimpin Upacara HSN 2022

“Di sekolah ini kami ingin memastikan keterjangkauan biaya tanpa mengesampingkan kualitas pembelajaran. Pendidikan yang baik harus bisa diakses semua kalangan,” tegasnya.

Dengan kombinasi antara adab, ilmu, program pembelajaran progresif, dan lingkungan belajar ramah anak, SDIT Atssurayya optimistis tumbuh menjadi sekolah Islam modern yang peduli lingkungan dan berdaya saing tinggi.

“Semoga SDIT Atssurayya menjadi tempat terbaik dalam mencetak generasi Qur’ani yang siap menghadapi tantangan zaman,” tutup Septiana.