BEKASI,radarberingin.net – Untuk mensikronkan data dan informasi aset dan administrasi Desa Satria Mekar. Camat Tambun Utara, H.Najmuddin,S.Ag.,M.Ling melakukan rapat koordinasi dengan Penjabat(Pj) Kepala Desa Satria Mekar, Selasa(20/10/2026).
Rapat koordinasi sinkronisasi data dan informasi aset desa tersebut, dihadiri oleh sekretaris desa, sejumlah anggota BPD, perwakilan Puskesmas Tambun Utara dan Kepala Desa Satria Mekar terpilih H. Abdul Rohman, S.H.
Camat Tambun Utara, Najmudin dalam rapat itu menyampaikan beberapa hal yang harus dilakukan antara lain meminta Pj Kepala Desa agar kegiatan yang belum dilaksanakan harus segera dilaksanakan, mengingat Laporan Pertanggung Jawaban (LPJ) akan segera diajukan pada ahir Desember 2026 ini.
Sedangkan untuk Kepala Desa Satria Mekar terpilih, dirinya mengingatkan agar secepatnya menyusun calon perangkat desa dan segera disampaikan kekecamatan sebelum proses pelantikan dilaksanakan.

Lanjut Najmudin, dalam rapat itu dirinya juga ingin memastikan bahwa seluruh aset Desa Satria Mekar baik yang bergerak maupun tidak bergerak dalam kondisi aman dan diserahkan kepada kepala desa terpilih.
“Kalau ada masalah terkait aset desa segera diselesaikan,” kata Najmuddin.
Sementara itu Pj Kepala Desa Satria Mekar , Abdul Rahmat melaporkan terkait soal aset-aset desa kepada Camat Tambun Utara Najmudin dan peserta rapat yang hadir.
“Untuk aset desa yang sudah terdata dan terinventarisir antara lain berupa 1 unit Mobil Ambulance, 1 unit Mobil Operasional Desa (Xenia) dan sepeda motor jenis matic(Yamaha N-Max).
“Unit dan surat kendaraannya sudah diserah terimakan dari kades sebelumnya kepada kami,” ucap Abdul Rahmat dalam laporannya.
Namun, Rahmat menjelaskan terkait soal mobil operasional desa merk Xenia, sampai saat ini unitnya masih dalam kondisi digadaikan.
“Untuk mobil xenia masih digadai, tetapi akan segera diselesaikan,” jelasnya.
Adapun aset desa berupa Tanah Kas Desa (TKD) Satria Mekar seluas lebih kurang 18 hektare(ha) , Ia mengatakan, bahwa TKD tersebut sudah di inventarisir.
“16,2 ha berada di Desa Sukakerta, Kecamatan Sukawangi dan 2 ha di desa Satria Mekar. Tapi dari 2 ha itu baru terinventarisir 8000 meter yang sekarang jadi sarana olahraga lapangan sepakbola di Darmawangsa. Sisanya belum terinventarisir,” ungkapnya.(red)






