BEKASI,radarberingin.net – Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Golkar Kabupaten Bekasi tidak lama lagi akan menggelar Musyawarah Daerah(Musda) Ke-XI.
Persiapan menuju Musda ke- XI tahun 2026 ditandai dengan rapat pleno yang digelar di Hotel Swiss-Belinn Cikarang, Kawasan Industri Jababeka 2, Desa Simpangan, Kecamatan Cikarang Utara, Senin (10/8/2026) malam.
Dari hasil rapat pleno tersebut, peserta rapat sepakat menunjuk Ade Syukron sebagai Ketua Steering Committee (SC) dan Muhtada Sobirin sebagai Ketua Organizing Committee (OC).
Ketua DPD Partai Golkar Kabupaten Bekasi, H. Akhmad Marjuki, S.M., M.M., mengatakan pembentukan kepanitiaan tersebut mendapat dukungan hampir seluruh peserta rapat pleno.
“Alhamdulillah, pada rapat pleno ini kita sepakat membentuk kepanitiaan SC dan OC untuk Musda,” kata Marjuki saat ditemui awak media usai rapat pleno.
“Adapun untuk SC-nya Ade Syukron dan OC-nya H. Muhtada. Semua yang hadir 99 persen mendukung terbentuknya kepanitiaan Musda ini,” sambungnya.
Menurut Marjuki, pembentukan SC dan OC merupakan langkah awal untuk memastikan seluruh tahapan Musda XI dapat dipersiapkan secara matang serta berjalan sesuai mekanisme organisasi.
Ia berharap Musda XI tidak sekadar menjadi agenda pergantian kepengurusan, tetapi juga menjadi momentum evaluasi terhadap perjalanan dan capaian Partai Golkar Kabupaten Bekasi selama periode sebelumnya.
Salah satu capaian yang menjadi sorotan adalah perolehan 10 kursi DPRD Kabupaten Bekasi pada Pemilihan Legislatif (Pileg).

Sebelumnya, Marjuki menilai capaian tersebut merupakan hasil kerja bersama seluruh kader dan struktur partai yang perlu diapresiasi.
“Tentu tahapannya dipersiapkan dengan baik, karena saya ingin Musda di Kabupaten Bekasi ini menjadi ajang apresiasi terhadap kinerja Partai Golkar Kabupaten Bekasi yang berhasil meraih 10 kursi pada Pileg lalu, bukan ajang hadap-hadapan,” tegasnya.
Marjuki juga mengingatkan seluruh kader agar menjaga suasana tetap kondusif selama tahapan Musda berlangsung.
Menurutnya, perbedaan pandangan dalam organisasi merupakan sesuatu yang wajar, namun dinamika tersebut harus tetap mengedepankan persatuan dan kepentingan partai.
Ia berharap Musda XI DPD Partai Golkar Kabupaten Bekasi dapat berlangsung secara tertib dan demokratis, sekaligus menjadi contoh bagi pelaksanaan Musda di daerah lainnya.
“Kita fokus terhadap pelaksanaan, bagaimana Musda kita menjadi contoh bagi daerah lain,” ujarnya.
Marjuki menambahkan, hingga rapat pleno berlangsung, tidak terdapat penolakan terhadap pembentukan kepanitiaan Musda XI.
“Sejauh ini tidak ada yang kontra,” ucapnya.
Dengan terbentuknya SC dan OC, persiapan Musda XI DPD Partai Golkar Kabupaten Bekasi kini memasuki tahapan awal yang lebih konkret.
Kepanitiaan tersebut selanjutnya akan menjalankan tugas masing-masing dalam mempersiapkan kebutuhan teknis maupun organisatoris menuju pelaksanaan Musda.
Musda XI nantinya diharapkan tidak hanya menjadi forum untuk menentukan arah kepengurusan Partai Golkar Kabupaten Bekasi ke depan, tetapi juga menjadi momentum konsolidasi internal sekaligus evaluasi atas capaian politik partai dalam periode sebelumnya.(red)






