#

Warga Muaragembong Digegerkan Penemuan Mayat, Diduga Mayat Bocah Lelaki Yang Tenggelam Dikali Jambe Tambun

BEKASI,radarberingin.net — Warga Kampung Muarajaya, Desa Pantai Sederhana, Kecamatan Muaragembong, Kabupaten Bekasi digegerkan dengan penemuan mayat seorang anak laki-laki yang diperkirakan berusia 7 tahun.

Diduga, mayat tersebut adalah Maenaka Amar Ariendra,7, alias Amar warga Kampung Bulu,RT02 RW23, Desa Setia Mekar, Kecamatan Tambun Selatan yang tenggelam terseret arus Kali Jambe pada Selasa(13/1/2026).

Jasad Amar ditemukan oleh warga diperairan laut Utara, Kampung Muara Jaya, RT003 RW005, Desa Pantai Sederhana, Kecamatan Muara Gembong, Jum’at (16/1/2026) pagi.

BACA JUGA  Bermain Dipinggir Kali, Bocah Tujuh Tahun Dilaporkan Tenggelam Terseret Arus

Kapolsek Muara Gembong AKP Sulyono, S.H. membenarkan soal adanya penemuan mayat anak laki-laki. Ia mengatakan bahwa korban diduga kuat adalah anak laki-laki berusia 7 tahun yang dilaporkan hanyut di aliran Kali Jambe, Kecamatan Tambun Selatan.

“Berdasarkan hasil awal dan laporan yang kami terima, penemuan mayat ini benar diduga kuat merupakan anak yang sebelumnya dilaporkan hanyut di wilayah Tambun Selatan. Alhamdulillah, hari ini korban berhasil ditemukan di wilayah perairan Muara Gembong,” kata AKP Sulyono kepada wartawan, Jumat (16/1/2026).

BACA JUGA  Diduga Kurang Waspada, Kecelakaan Maut Kembali Terjadi Di Tol Cipularang

Sementara, Kanit Reskrim Polsek Muara Gembong IPTU Joko Sunaryo, mengatakan, bahwa setelah dievakuasi dari lokasi penemuan, jasad korban langsung dibawa ke RSUD Kabupaten Bekasi untuk dilakukan penanganan dan pemeriksaan lebih lanjut.

“Setelah dievakuasi, jasad korban kami bawa ke RSUD Kabupaten Bekasi. Selanjutnya, Polsek Tambun bersama tim Inafis dan tim SAR langsung menuju RSUD untuk proses identifikasi dan pencocokan data dengan pihak keluarga korban,” ujarnya.

BACA JUGA  Dituding Tidak Peduli Lingkungan, Warga Dan Karang Taruna Geruduk PT KBU

Ia menambahkan, proses identifikasi dilakukan secara menyeluruh guna memastikan identitas korban sebelum diserahkan secara resmi kepada pihak keluarga.

Sementara tim Basarnas selama empat hari melakukan pencarian dengan menyisir aliran kali jambe hingga kali CBL dan Kali Muarabakti.(red)